Ini beberapa rangkuman dari buku yang saya baca yang mungkin berguna.
Mungkin seperti teori perang, tapi ini bisa disamakan dengan kompetisi yang sedang kita jalani dalam hidup atau organisasi
.Kepemimpinan
mengatur sebuah pasukan adalah pengorganisasian. mengatur sebuah pasukan kecil sama beratnya dengan mengatur sebuah pasukan besar. komunikasi yang baik penting untuk sebuah kesuksesan
tugas seorang jendral adalah mempertahankan negaranya. raja harus percaya penuh kepadanya. ketidakpercayaan antara raja dan jendral akan melemahkan efektifitas tempur pasukan. terkadang jendral tidak perlu menaati raja, dia hanya berperang ketika dia yakin dia menang
seorang jendral tidak seharusnya mencobai musuh dengan harapan untuk menang karena keberuntungan. keputusan untuk berperang atau haruslah hanya berdasarkan atas apakah keputusan itu yang terbaik untuk negara, bukan untuk kepentingan pribadi seperti karena ketenaran
seorang jendral yang baik adalah orang yang tahu kapan harus berperang dan tidak. seorang jendral yang bagus seharusnya mampu memberi komando kepada sejumlah prajurit seperti memberi komando kepada satu orang. dia sering mengobrol kepada prajuritnya untuk menciptakan rasa saling percaya,dia dapat dimusuhi prajuritnya jika dia menghukum sebelum mereka mendapat kesempatan untuk mengenalnya dan membangun rasa percaya kepadanya.
seorang jendral yang kuat dengan pasukan yang lemah dan jendral yang lemah dengan pasukan yang kuat adalah pertanda kekalahan.
seorang jendral tidak harus menjelaskan segala sesuatu secara mendetail ketika dia memberi perintah atau menetapkan target pada prajuritnya. dia harus tenang, berpikiran sehat, disiplin, adil, dan sulit dipahami.
ada lima kelemahan pada komandan pasukan yang dapat mengakibatkan kegagalan:
1.seorang pemimpin yang tidak bertanggung jawab akan terbunuh
2.seorang pemimpin yang takut mati akan berakhir sebagai tawanan perang
3.seorang pemimpin yang bodoh akan mudah terpicu untuk mengambil keputusan yang bodoh
4.seorang pemimpin yang terlalu sensitif mungkin tidak akan mampu menahan hinaan dan mungkin akan maju kedalam peperangan yang terlalu dini
5.seorang pemimpin yang terlalu memikirkan keselamatan rakyat biasa akan menjadi subjek pelecehan musuh
.Perencanaan Yang Cermat
semakin cermat seseorang membuat rencana sebelum dia pergi berperang, kemungkinan untuk menang semakin besar. perencanaan yang kurang cermat akan menurunkan peluang untuk menang. tidak ada rencana sebelumnya akan menyebabkan kekalahan
seorang jendral yang baik seharusnya terbiasa dengan perbandingan kualitatif(kualitas) dan kuantitatif(jumlah) antara kekuatannya dan lawannya. dalam kondisi yang menguntungkan dia tidak mengabaikan faktor negatif, maka ia meyakinkan kemenangan terakhir akan berada di pihaknya. dalam kondisi sebaliknya, dia tidak mengabaikan faktor positif, sehingga dia tidak kehilangan kepercayaan dirinya.
jika seseorang mengetahui kekuatan pasukannya dan tidak mengetahui kekuatan pasukan lawannya, kemungkinan menang hanya 50%. jika dia tidak mengetahui kekuatan pasukannya sendiri tapi mengetahui kekuatan lawannya kemungkinannya juga 50%. jika dia tidak mengetahui keduanya maka tidak ada peluang untuk menang.jika dia mengetahui kekuatan keduanya tapi dia tidak tahu tempat yang tepat untuk berperang, kemungkinannya masih 50%. hanya dengan dia mempunyai pengetahuan yang baik mengenai lingkungan, geografi, dan iklim yang berhubungan dengan perang yang dilakukannya, dia pasti akan menang.
.Cara Terbaik Untuk Menang
seorang jendral harus mewaspadai emosinya sendiri. jika bukan untuk kepentingan negara, dia seharusnya tidak pergi berperang. jika dia dapat sukses tanpa berperang, dia seharusnya tidak boleh menggunakan pasukannya
cara terbaik untuk memenangkan perang adalah menang tanpa pertarungan, mengalahkan negara lawan tanpa membinasakannya, dan melemahkan pasukan musuh tanpa membunuhnya kemenangan tertinggi adalah mengalahkan musuh tanpa pertempuran, membuat musuh menyerah, membuat mereka melihat kita sangat hebat sehingga pihak lawan tidak pernah berpikir untuk menyerang kita. ini adalah kemenangan terhebat.
cara terbaik untuk memenangi perang adalah mengalahkan strategi musuh secara keseluruhan, cara terbaik kedua adalah mengalahkannya dalam percaturan politik dan diplomatik
.Penempatan
kadangkala penempatan yang benar mungkin tidak akan menghasilkan manfaat yang segera atau langsung, tetapi itu akan jadi keuntungan jangka panjang.
untuk mengalahkan musuh kamu harus menunggu kesempatan yang tepat yang mungkin diberikan oleh musuh karena kesalahan mereka sendiri.
dengan demikian, meskipun seorang jendral yang baik tidak dapat menjamin untuk mengalahkan musuh dia dapat menjamin bahwa dia tidak akan terkalahkan.
jika kamu masuk kedalam medan perang lebih dulu, kamu mempunyai waktu untuk beristirahat dan menunggu musuh. jika kamu terlambat dan musuh sedang menunggumu, kamu bertindak dengan tergesa-gesa. dengan prinsip yang sama, jangan berikan kesempatan kepada musuh untuk bernafas. beberapa medan sangat mudah untuk dimasuki tapi sulit untuk keluar, hindari daerah seperti itu.
.Strategi dan Taktik
jika sebuah perang tidak bisa dihindari, yang terbaika dalah berperang dengan cepat. jika perang berkepanjangan, mental pasukan akan terpengaruh, pasokan mungkin akan habis, inflasi terjadi, dan ekonomi negara akan terpengaruh. jika peperangan menyebabkan kesulitan keuangan, maka ahli perang yang paling cemerlang pun tidak dapat membantu.
jendral yang bijaksana akan menghindari musuh ketika mereka masih bersemangat tinggi dan menyerang ketika mental mereka melorot.
jangan menghentikan musuh ketika mereka sedang mundur. berilah mereka jalan keluar. pasukan yang terpukul mundur masih dapat melawan jika merekan ditekan hingga titik akhir. jika musuhmu kelihatan sangat banyak dan terorganisir, seranglah bagian vitalnya, dan paksa mereka beraksi untuk menguntungkanmu. selalu gunakan titik terkuatmu untuk menyerang titik terlemah musuh
jika medan perang itu didaerah kekuasaanmu, jika memungkinkan cobalah untuk menghindari perang itu, karena meskipun kamu menang, kamu dapat mengakibatkan kerusakan yang parah di daerahmu sendiri. jika kamu berperang di kekuasaan musuh, manfaatkanlah pasokannya untuk menyuplai pasukanmu.
.Tipu Muslihat
perang sebenarnya tipu muslihat, yaitu menyembunyikan tujuanmu yang sebenarnya dan membiarkan musuh menduganya.
jika musuh terlihat bersatu, cobalah untuk menciptakan kebingungan dan terbarkan benih perselisihan. jika musuh menduduki posisi yang terlihat labil, mungkin musuh sedang memasang umpan untukmu.
seorang jendral yang terbaik akan menyembunyikan rencananya dengan demikian baiknya sehingga bahkan mata-mata pun tidak dapat mendeteksi apapun.
jangan biarkan musuh mengetahui taktikmu. jangan mengulangi taktik yang sama. taktikmu seharusnya tidak memiki pola yang tetap.
.Pengumpulan Informasi
perang sangatlah mahal. dibandingkan dengan biaya perang, untuk mengumpulkan informasi sangatlah murah. informasi dikumpulkan dengan menggunakan upaya manusia. itu bukanlah sesuatu yang kamu dapat dari pengalaman terdahulu atau dengan pemikiran deduktif. diantara pasukanmu, prajurit intel seharusnya mendapatkan perlakuan terbaik
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar